WeCreativez WhatsApp Support
Halo Holistik Siap Menjawab Pertanyaan Anda Terkait Jasa Layanan Kami.
Ada yang Dapat Kami Bantu ?

Punya Masalah Gangguan Tidur ?

Depresi dan Insomnia

Depresi dan Insomnia

Depresi dan Insomnia – Jika saat ini seseorang mengalami kesulitan tidur atau merasa saat ini sedang depresi, sebenarnya mereka tidak sendiri. Sebenarnya baik insomnia maupun depresi merupakan keluhan yang sangat umum. Sekitar 15 persen orang dewasa menderita insomnia kronis. Hampir sama seperti banyak orang yang menderita depresi sesekali.

Insomnia dan depresi sering berjalan seiringan. Meskipun sebenarnya hanya 15 persen penderita depresi yang mengalami tidur terlalu banyak namun sebanyak 80 persennya mengalami kesulitan tidur atau bahkan dapat tertidur namun dengan kualitas yang sangat rendah. Pasien dengan insomnia persisten lebih dari tiga kali lebih mungkin untuk mengalami depresi.

Sampai saat ini, insomnia biasanya dilihat sebagai gejala depresi namun  sebenarnya tidak semua insomnia disebabkan karena depresi, bisa juga di sebabkan karena penyebab lainnya seperti penyakit fisik lainnya.

Perlu kita pahami bahwa insomnia dan depresi merupakan dua hal yang berbeda namun keduanya memiliki hubungan yang erat. Dengan melakukan terapi keduanya secara bersamaan dan holistik, maka memiliki kesempatan yang jauh lebih baik untuk meningkatkan kualitas tidur, suasana hati dan kualitas hidup penderita secara keseluruhan.

Bisakah Insomnia Memicu Depresi?

Tentunya sangat mudah untuk kita pahami bahwa insomnia dapat dikaitkan dengan depresi. Gangguan tidur yang kronis dapat menyebabkan hilangnya suasana hati dan menurunnya kualitas hidup dan ini merupakan  salah satu ciri utama depresi. Ketika seseorang tidak bisa tidur, seseorang cenderung menjadi cemas dan kecemasan ini dapat meningkatkan potensi untuk menjadi depresi.

Memburuknya gangguan tidur dan insomnia juga dapat menandakan depresi. Tetapi hubungan itu jauh lebih dari sekadar sebab dan akibat. Ketika orang yang depresi menderita insomnia, risiko depresi berulang lebih besar daripada penderita yang tidak menderita insomnia. Jadi insomnia dapat berfungsi sebagai pemicu depresi.

Terapi Mengobati Insomnia

Insomnia dapat diobati dengan melalui terapi holistik, yang tidak saja berfocus pada aspek fisik namun juga pada aspek mental dan emosional juga dapat di perluas dengan menambah aspek hubungan penderita dengan Tuhan-nya.

Metode Holistik yang dikembangkan oleh Griya Insomnia sejak tahun 2007 menunjukkan ke-efektifan mengatasi Insomnia karena faktor – faktor psikologis. Informasi mengenai Metode Holistik untuk mengatasi Depresi dan Insomnia dapat menghubungi Griya Insomnia melalui Nara Hubung 0812-94-2727-69 (Call/WA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Mengatasi Kecemasan Takut Mati

Mati adalah sebuah kata yang ditakuti banyak orang, kenapa? Karena sebuah kematian adalah akhir dari kehidupan di dunia yang kemudian akan berlanjut di kehidupan di akhirat. Mati adalah sebuah kata

Pola Makan Yang Salah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Hampir setiap harinya banyak orang yang ada di dunia ini akan mengeluh tentang permasalahan tidur yang dialami setiap malam. Kebanyakan dari mereka akan menyikapinya secara instan dengan mengkonsumsi berbagai obat-obatan

Penyakit Lambung

Penyakit Lambung Merupakan Salah Satu Penyebab Gangguan Tidur Tidur merupakan salah satu dari nikmat Tuhan Yang Maha Esa. Dapat kita bayangkan jika Tuhan “mencabut” nikmat itu beberapa hari atau bisa

error: Content is protected !!